Resolusi 2018, Mari Keluar Dari Zona Nyaman

Theragran-M my 2018 resolution

Di postingan sebelumnya, saya sudah mengingatkan akan pentingnya berkontemplasi, mengingat pencapaian dan kegagalan selama tahun 2017. Eh, sebenarnya bukan kegagalan ya.. Hanya keberhasilan yang tertunda. Bagaimanapun 'kan kita sudah mengupayakan yang terbaik. Apapun hasilnya, kita tetap memperoleh pengalaman sebagai pelajaran yang paling berharga.

Sekarang, saatnya menyongsong tahun yang baru. Tentunya dengan semangat baru dan resolusi baru. Menurut saya, resolusi ialah kata yang kini memiliki perluasan makna, yaitu menjadi : "sebentuk daftar target yang ingin dicapai dalam kurun waktu tertentu". Meskipun hanya berupa daftar, namun di dalamnya terselip harapan dan doa, serta strategi agar kita mampu mewujudkannya.

Setiap orang berbeda-beda. Ada yang menjadikan hari lahir sebagai tonggak membuat resolusi. Ada pula yang membuat resolusi setiap awal tahun yang baru. Yang mana pun, membuat resolusi tahunan banyak manfaatnya, diantaranya :
1. Afirmasi Postif.
Tak sekedar niat, menuliskan sesuatu yang kita inginkan berfungsi sebagai afimasi positif bagi diri sendiri. Pernyataan positif atau kalimat yang ditujukan untuk diri sendiri yang bisa mempengaruhi pikiran bawah sadar untuk membantu kita mengembangkan persepsi yang lebih positif terhadap diri  sendiri. Wujudnya kita akan menjadi lebih percaya diri saat berusaha mencapai tujuan.

Selain itu, saya sangat sependapat dengan Ralph Waldo Emerson yang mengatakan "Once you make a decision, the Universe conspire to make it happen." Segeralah tulis resolusi dan letakkan di tempat yang mudah dilihat setiap hari. Misalnya dalam agenda atau di atas selembar post it yang bisa ditempel di tepian layar laptop kesayangan. Atau sebagai anak #zamannow, jadikan wallpaper ponsel pintar kita. Dijamin sering dipandangi setiap hari.
2. Acuan Sepanjang Tahun.
Bagi orang yang pelupa seperti saya, membuat resolusi di awal tahun penting gunanya sebagai reminder. Menentukan skala prioritas dan memantapkan diri saat tergoda memanfaatkan sesuatu, ---terutama dana yang sudah dianggarkan atau tabung-- untuk keperluan lain yang tidak penting. Wujudkan rencana menjadi jadwal (time table) yang bisa kita laksanakan langkah demi langkah. 
3. Penyemangat dan Penguat
Ada kalanya semangat kita ngedrop, terutama bila kita terkena halangan seperti musibah sakit. Resolusi menjadi penyemangat yang mampu memotivasi diri kita. Penguat saat kita menghadapi tantangan.

theragran-M my 2018 resolution manfaat resolusi



Untuk tahun 2018 mendatang, ada 4 resolusi yang ingin saya wujudkan, yaitu :

1. Menyukseskan Acara Pernikahan Adik
Saya adalah anak sulung dari dua bersaudara. Adik perempuan saya, Insya Allah akan melangkah ke pelaminan di bulan Januari 2018. Nah, karena kami tinggal di suatu pulau dan berjauhan dengan keluarga besar, otomatis segala hal yang berhubungan dengan pernikahan harus ditangani oleh kami sekeluarga saja. Masa persiapan juga lumayan singkat. Adik saya mantap menikah setelah kenal hitungan minggu dengan calon suaminya. 


Alhamdulillah saat ini -sebulan menjelang acara- persiapan sudah berjalan dan kami sedang sibuk-sibuknya. Agak deg-dengan karena lokasinya outdoor sementara sekarang sedang musim hujan. Doakan acaranya lancar, adik saya bisa menjalani hari "H" dengan suka cita tanpa suatu hambatan apapun. Aamin YRA.

2. Berhasil Dalam Mengemban Amanah Baru Sebagai Guru Bahasa Inggris di Sebuah Madrasah Aliyah
Meski sudah lulus  tes kode etik Notaris di tahun 2010, saya belum buka kantor dan masih setia menjadi ibu rumah tangga. Zona nyaman yang saya huni sejak setelah menikah. Saya pun tidak punya latar belakang pendidikan keguruan atau pendidikan formal di bidang Bahasa Inggris. Skill berbahasa Inggris saya sekarang pas-pasan. Yah, saya masih pede ngobrol dengan native speaker, tapi kemampuan secara tertulis saya yang menurun drastis. Contohnya postingan berbahasa Inggris di blog ini #tutupMuka. Tetapi, atas dasar panggilan hati, saya menyanggupi saat diminta menjadi pengajar di sebuah Madrasah Aliyah (setara SMA) di pulau Belakang Padang.


Saya tahu, artinya saya akan punya tanggung jawab moril yang besar, terutama pada siswa kelas XII yang akan mengikuti ujian akhir. Oleh karena itu saya tidak bisa main-main, dan harus belajar banyak hal sebelum semester baru dimulai. 

Banyak penyesuaian yang harus dilakukan, mulai dari jadwal harian. Di mana biasanya saya cukup santai dalam mengurus pekerjaan domestik dan seharian bisa menemani Ziqri -putra tunggal saya, yang saat ini berusia 3,5 tahun. Hingga mengatur jadwal mudik ke rumah orang tua di Tanjung Balai Karimun. Selama ini saya -dan Ziqri- setiap satu atau dua bulan sekali, bisa pulang dengan durasi yang cukup panjang, antara dua sampai tiga minggu. Betul-betul suatu tantangan baru yang membuat saya merasa excited menghadapinya. 

3. Menjadi Pribadi Yang Lebih Baik
Jangankan setiap tahun, setiap hari pun seharusnya kita bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik. Meski tolok ukurnya relatif, sebenarnya, kita dapat merasakan sendiri dari kualitas hubungan kita. Saya membaginya kembali sesuai dengan fungsi saya dan yang ingin saya capai, namun tidak terbatas pada :
Secara spiritual : Meningkatkan kuantitas dan kualitas ibadah, secara rinci sebaiknya, tentu hanya saya dan Allah yang tahu hehehee..
Secara intelektual : Mengulang kembali pelajaran Bahasa Inggris, mencari tahu dan mempelajari silabus pengajaran Bahasa Inggris di Madrasah Aliyah, teknik mengajar yang baik dan lebih banyak membaca buku non-fiksi dibanding fiksi.
Secara finansial : Lebih produktif berkarya di blog sebagai tempat berekspresi yang menghasilkan, menyelesaikan beberapa tulisan dan mengikutkan dalam lomba untuk terus menantang diri sendiri, kembali berdagang buku anak-anak secara online.
Sebagai seorang istri : Lebih pengertian, qanaah dan selalu bersyukur dengan apa yang diberikan suami, punya anak ke dua (doain yaaa.. Aamin YRA).
Sebagai seorang ibu : Lebih sabar dalam mengendalikan emosi saat mengahadapi Ziqri yang sedang kritis-kritisnya, meningkatkan pengetahuan Ziqri dari kegiatan bermain sambil belajar di rumah, mendidik secara lebih religius, dengan metode yang lebih Qurani.
Sebagai seorang anak : Lebih bisa membagi waktu dengan orang tua yang akan ditinggalkan adik satu-satunya ke Papua, lebih memahami bahwa keduanya semakin tua dan membutuhkan banyak perhatian dari anak-anaknya, minimal harus lebih rajin menelefon / video call.
Sebagai saudara dari keluarga besar : Mempererat hubungan kekeluargaan dengan para sepupu dan ipar, berusaha kembali menjalin kontak dengan saudara jauh dan kerabat minimal melalui sosial media.
Sebagai anggota masyarakat : Memberi sumbangsih nyata bagi masyarakat, untuk saat ini yang akan segera terlaksana ialah dengan menjadi guru Bahasa Inggris tadi. Kedepannya saya ingin lebih berguna lagi.

4. Hidup Lebih Sehat
Dari segi mental, selama masih punya cukup waktu untuk me-time, dengan melakukan hobi seperti membaca, berkebun dan blogging, saya merasa masih cukup dapat mempertahankan 'kewarasan', meski tanggung jawab bertambah di tahun 2018 kelak. 

Untuk kesehatan raga, terinspirasi dari Oma saya yang vegetarian, saya selalu memiliki resolusi tahunan untuk mengurangi satu demi satu jenis makanan yang tidak sehat. Alhamdulillah, setelah berjalan sejak masih duduk di sekolah dasar, saat ini, ada beberapa yang sudah bisa saya hindari nyaris seratus persen. Misalnya gajih atau lemak daging, jantung dan kulit ayam. Selebihnya, kadang saya masih suka tergoda dengan fast food, gorengan dan mie instan.


Qadrullah, beberapa minggu terakhir saya mengalami nyeri di bagian panggul. Awalnya saya cuekkin, namun rasanya tidak nyaman, telebih saat duduk dalam waktu yang lama. Setelah saya periksakan ke Dokter spesialis OBGYN, dan di USG, ternyata saya mengalami peradangan sebagai pertanda sedang berjangkitnya infeksi. Saya diberikan dua jenis obat dan diharuskan untuk banyak minum air putih serta mengurangi minuman berwarna. Sekalian saja, saya mengazamkan mulai tahun 2018 tidak meminum apapun minuman yang berwarna --termasuk teh dan kopi--, kecuali demi menghomati tuan rumah bila saya sedang bertamu.



Karena sebentar lagi acara pernikahan adik, sakit jangan kelamaan. Saya perlu vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Pilihan saya ialah Theragran-M.  Yuk, kenalan dengan kelebihannya berdasarkan kepanjangan namanya :

Theragran-M My 2018 resolution


Kombinasi Multivitamin (Vitamin A, B, C, D, dan E)  serta mineral esensial (Magnesium, ZincTembaga, Mangan, Iodium dan Zat besi) di dalam Theragran-M terbukti meningkatkan, mengembalikan dan menjaga daya tahan tubuh, serta mempercepat proses penyembuhan. Cocok untuk masa penyembuhan berbagai jenis sakit yang membutuhkan dukungan daya tahan tubuh yang maksimal.

Theragran-M juga merupakan vitamin untuk mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit. Saya merekomendasikannya pada suami. Dia juga menyukainya, kataya meski dia tidak suka minum obat yang bentuknya tablet, tetapi kali ini rasanya tidak pahit.

Last, but not least, saya mau berbagi sedikit tips untuk sesama ibu-ibu rumah tangga yang sedang mempertimbangkan kembali bekerja alias keluar dari comfort zone selama ini;
1. Pertimbangkan untung rugi, dalam artian apakah kembali bekerja membawa benefit yang lebih besar dibanding efforts yang harus dilakukan? Pertimbangan tidak hanya dari segi finansial, misalnya apa alasan kita bekerja? Dorongan kebutuhan ekonomi, sayang akan ijasah yang sudah lama menganggur atau hanya karena sekedar bosan di rumah?  Konsekuensinya, siapakah yang kelak akan mengasuh anak (jika masih harus diasuh)? Mengurus keperluan rumah tangga lainya?
2. Komunikasikan dan minta persetujuan suami -serta anak- karena bagaimanapun akan turut mempengaruhi keadaan rumah.
3. Niatkan dengan sungguh-sungguh.
4. Upgrade kemampuan dan juga penampilan. Namanya juga perempuan, tak mesti yang mahal, sentuhan bros jilbab baru, bisa membawa suntikan semangat baru pula.
5. Tetap jaga kesehatan, karena pasti dituntut untuk lebih sibuk. Sempatkan diri untuk berolahraga, istirahat yang cukup serta minum multivitamin penunjang. Kalau saya, selalu sedia Theragran-M di rumah.
6. Berdoa diberikan jalan yang tebaik dan kekuatan dalam menjalaninya

Mari, kita sambut tahun yang baru, dengan semangat keluar dari zona nyaman, teman!
❤❤❤❤❤❤

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M.


Sumber gambar, foto dan informasi :
https://theragran.co.id/ diakses pada tanggal 15 Desember 2017
canva dan dokumen pribadi

Share this:

JOIN CONVERSATION

80 comments:

  1. Wah... resolusi 2018 nya cemerlang banget. Mesti terwujud nih aamiin. Btw theragran ini multivitamin terpercaya loh. Kandungan vitamin dan mineralnya bnyk banget dan cocok dikonsumsi kita 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA, makasih mbak Nurul. Iya, Theragran-M memang bagus ya.. Bagus manfaatnya, bagus jg harganya

      Delete
  2. Keinginan untuk menjadi pribadi yang semakin baik semoga nanti bisa terwujud dengan baik ya mba. Karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Iya mbak Alida, semoga segala doa yg baik kembali pd kita semua ya.

      Delete
  3. wah udah buat resolusi tahun 2018 ya mbak, mantap. Semoga terwujud, aku juga mau buat lah, hehe

    Keluar zona nyaman salah satunya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin. Iya, saatnya beranikan diri keluar dari Zona nyaman

      Delete
  4. Wah, semoga tugas menjadi guru bisa dilaksanakan dengan baik dan apa yang mbak harapkan untuk tahun depan bisa terwujudkan semua. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Trims sudah mampir di blog saya ya mas

      Delete
  5. resolusi saya nikah di tahun ini.
    tapi belum ketemu calon jodohx.. :D

    moga kesampean ya semua resolusi kita.. amiin/....

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamin.. smoga segera di berikan jodoh yang terbaik mas. Trims sudah mampir di blog saya

      Delete
    2. amiinnn... bentar lg tahun baru. g sabar liburan kumpul bareng temen2^^

      Delete
  6. semoga sukses dan lancar ya Mba 4 Resolusi keinginannya di tahun 2018. Yang paling penting tetap semangat dan optimis menjadi pribadi Yang Lebih Baik, lebih memperhatikan kesehatan dan tetap semangat dlm menjalankan sgla tugas2 nya.. aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin, makasih mas Esa, nama Idnya ganti2 terus ya jd bingung saya hehehe

      Delete
  7. Pengenlah diajarin bahasa Inggris sama mbak Annisa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayanya aja masih perlu banyak belajar ini mas Amrie huehueheee

      Delete
  8. alhamdulillah...

    banyak impian yang diingin dicapai tahun 2018..

    semoga berjaya hendaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Thanks for stopping by. Semoga berjaya untuk abang juga ya

      Delete
    2. my pleasure..

      and thank you give me some doa in new year

      Delete
  9. Untuk sebagian orang keluar dari zona nyaman adalah suatu hal yang menyeramkan

    Sip multivitamin sangat dibutuhkan semoga sukses dg resolusinya di tahun 2018

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Trims mbak Maya, kadang harus nekat biar berani ya mbak

      Delete
  10. semoga tercapai mbak resolusi-resolusinya
    dan tetep sehat bersama theraganM

    ReplyDelete
  11. setiap akhir tahun adalah waktu untuk menyusun resolusi baru untuk perubahan baru dan mengevaluasi resolusi tahun ini yg masih blum terwujud
    semoga resolusi nya tercapai dan terlaksana dengan baik y mbak annisa
    apa lagi kesehatan.. apa guna uang dan jabatan jika tak di beri sehat

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar sekali Adi, eh Tama.. Dari pada ngoyo, yg penting sehat dulu, sebagai modal utama utk berusaha menggapai cita-cita

      Delete
  12. resolusi tahun 2018 saya sepertinya turun berat badan seperti semula, secara abis melahirkan pasti nambah berkilo-kilo. haha :D. sukses ya mb buat resolusi tahun 2018 nya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Goodluck juga dengan resolusinya Mbak Anis. Tp tenang saja, kalau NgaASI, saya dalm 4 bulan dah lenyap itu 17 Kg BB

      Delete
  13. Hallo Mbak Nisa, salam kenal nih.... bicara soal resolusi, aku belum nyiapain nih, padahl 2018 tinggal menghitung hari :) terima kasih ya Mbak sudah berkunjung ke blog saya beberapa hari yang lalu ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mbak. Yang penting tetap sehat mbak. Badan yg sehat, pikiran pun lancar menyusun resolusi

      Delete
  14. Kalau saya, entahlah dari dulu sepertinya tidak punya resolusi. Hanya bekerja dan belajar tentang ilmu baru... walau ada rasa kawatir juga. Karena sudah merasa di zona aman. Cemas dan takut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo mas Bumi, tantang diri sendiri, beranikah saya keluar dari zona nyaman ini??

      Delete
  15. Aaamiin. Semoga semua resolusinya bisa terwujudkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Terimakasih sudah mampir di blog saya mbak

      Delete
  16. Setiap tahun memang perlu resolusi yang lebih baik dari tahun sebelumnya ya mbak nisa. Terlebih lagi sehat, sebenarnya sehat ini harus jadi prioritas utama.
    karena lebih enak menjaga kesehatan agar tidak sakit daripada mengobati ketika sakit.
    Sukses untuk semua resolusi 2018 nya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Terimakasih sudah mampir di blog dan memfollow saya

      Delete
  17. Tulisannya kece banget Mbak Nissa. Semoga menang lagi ya. Resolusinya juga keren. Aku meski mulai nih memutuskan apa resolusi terbaik untuk 2018.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Maksih teh Lina. Apresiasinya melebihi apapun ni..

      Delete
  18. Semoga resolusi kita di tahun depan sama-sama tercapai. :D

    ReplyDelete
  19. wah semoga saja resolusinya bisa diwujudkan ya mba, dan tetap sehat terus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Makasih sudah berkunjung mbak Yurmawita

      Delete
  20. keren mbak resolusinya, tulisannya bagus :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih banyak kak Rina.Saya jd tersanjung atas apresiasinya

      Delete
  21. Resolusinya banyak...semoga bisa terwujud satu persatu ya kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA, semoga bisa dicapai satu demi satu ya Kak Sarah. Makasih sudah mampir

      Delete
  22. Mudah2an kita dimudahkan ya mbak nissa memcapai resolusi di 2018. Keep healthy.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Makasih Kak yulia, makasih sudah mampir

      Delete
  23. Uhuiiiii blognya warna warni ni... asyekkkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asyyeek mbak Menix pakabar? Sibuka aja nih jd jarang bw skrg

      Delete
  24. Semoga resolusinya tercapai ya mba. Dan acara pernikahan adiknya lancar. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. trims sudah mempir di blog saya Pipit

      Delete
  25. Semoga Allah mudahkan mbak Nisa untuk mewujudkan semua resolusinya ya.. Dan semoga tulisan keren ini menang 😉

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA, trims mbak Dian. makasih apresiasinya

      Delete
  26. keren resolusinya stop minum yang berwarna.
    pengen ngikutin tapi aku tergoda sirup dan teh :(
    smoga kelak bisa mewujudkan resolusi ini.

    btw, vitaminnya kece badai ya manfaatnya.
    hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. Iya semoga istiqomah Dessy, saya masih suka minuman jajanan gitu

      Delete
  27. kupun mba sedang belajar untuk bersabar dan mengendalikan emosi kepada anak hahaha apalagi aku lagi hamil anak kedua dimana anak sulung menjadi banyak drama :) semoga kita bisa menjadi pribadi elbih baik lagi y mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. iya teh Herva. Semoga bumil sehat selalu yaaa.. Dan si kakak makin pinter jagain adeknya nanti

      Delete
  28. terus belajar bu semoga akan menjadi insan yang lebih baik dan selamat datang di dunia pendidikan , tetapi yang utama dari itu semua adalah peningkatan iman dan takwa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin YRA. iya, betul sekali mas, hanya kita sendiri yang sebenarnya bisa merasakan peningkatan imtaq kita, tercermin dari perilaku. Dan sebaiknya sembunyikanlah amalan ibadah kita, bahkan saat tangan kanan memberi, tangan kiripun tak perlu mengetahui

      Delete
  29. semangatt.. semoga resolusi nya tercapai yaa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. AAmin YRA. Trims ya Tia sudah mampir di blog saya

      Delete
  30. hidup sehat yang penting menjadi acuan sepanjang tahu, biar menikmati hidup lebih bahagia

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali bang. terimakasih telah mampir di blog saya

      Delete
  31. Keluar dari zona nyaman memang tantangan...akan tetapi kita tetap perlu mempertimbangkan sesuatunya agar tidak menjadi bumerang buat diri kita sendiri..😃

    Karena terkadang tantangan baru perlu bisa merubah yang monoton menjadi artistik meski semua itu ada resikonya..😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, tapi mengambil resiko memang menjadi salah satu pelajaran hidup yang paling berharga, makanya sebaiknya dipertimbangkan matang-matang sebelum memutuskannya

      Delete
  32. halo kakak cantik.. keren banget ulasannyaa.. semoga resolusinya tercapai ya kak..

    Dan semoga menang lombanya yaaa !!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaa Aamin YRA, terimakasih sudah mampir diblog saya Vika

      Delete
  33. kalau boleh jujur aku belum tahu apa resolusi 2018 ku..
    eh g deh, ada sebenernya, aku pingin beli lensa baru, biar bisa menaikkan level belajar fotografi, pingin lebih sering menulis diblog, lebih banyak menjelajah kares kediri dan sekitarnya, dan mengatur ritme kerja supaya g ketetaran.

    btw, semoga menang ya mbak, good luck

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Pit. Semangat ngeblognya yaaa. Dan semoga lensa baru jg segera terealisasi. Aamin YRA

      Delete
  34. Semoga resolusi 2018-nya bisa terwujud ya, Mbak. Semoga 2018 akan lebih baik lagi dari sebelumnya. aamiin.

    ReplyDelete
  35. Akhir tahun selalu jadi moment yg mendebarkan. Apakah semua yg direncanakan di awal tahun sudah terealisasi, dan komitmen baru apa utk tahun ke depan. Nais inpo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih mas Sujanto, sudah sempatkan blogwalking meski lagi di RS. Semoga istrinya lekas pulih kembali yaaa..

      Delete
  36. aku juga selalu sedia Theragran M di rumah... jadi kalo ada anggota keluarga yang sakit bisa langsung minum supaya lekas pulih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Nissa. Salam kenal, terimkasih sudah mempir di blog saya

      Delete
  37. Sudah setahun lbh resign dn bnyk d rumah. Resolusiku ingin kerja lg full time 2018 ini dgn alasan ibuk yg smakin tua dan tampaknya ga bs trus2an freelance kalo mau bnr2 bantu nyokap :(. Semoga ku dpt krjaan yg sesuai d 2018. Dan smoga mbak jg tercapai semua resolusinya. Kujadi terinspirasi jg nulis resolusi :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamin YRA. Pencapaian freelance dan nulisnya mbak April keren banget koq. Lebih dari sebagian orang yang kerja kantoran malah, anyway, semoga terkabul keinginannya ya mbak

      Delete
  38. Banyak juga yang nulis tentang resolusi 2018 hehhehehe. Aku malah belum menulis, cukup menjalani aja hahahahah

    ReplyDelete

Thank You for visiting my "Abalabil" blog.
Please show me some ♡ by leaving a comment (or two!)

Kindly Follow me on Instagram / Twitter : @annisakih